Innovillage

INOVASI MANUFAKTUR MESIN CLEARNER-SORTER BERTENAGA SOLAR CELL UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMIS BAWANG MERAH ORGANIK

16 October 2024


Kategori:

Sustainable Technologies

CoE:

-

SDG:

SDG7 - Energi Bersih dan Terjangkau

SDG8 - Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

SDG9 - Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

No HKI:

-


Disclaimer:

Produk inovasi yang dipublikasikan dalam artikel ini bukan merupakan inovasi milik Universitas Telkom, melainkan milik perguruan tinggi lain yang berpartisipasi dalam program Innovillage, sebagaimana tercantum pada bagian identitas produk dan identitas inovator. Program Innovillage, yang diselenggarakan oleh PT. Telkom Indonesia bekerja sama dengan Universitas Telkom, merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi digital untuk kegiatan pengabdian masyarakat, memajukan kesejahteraan, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.


Desa Songan B, yang terletak di Kecamatan Kintamani, Bangli-Bali, dikenal dengan panorama indah perbukitan Terunyan dan Danau Batur, serta sosio-kultur religius yang unik. Meskipun memiliki potensi alam seperti galian C, pertanian, perikanan, dan konservasi hutan, masyarakat desa ini masih menghadapi berbagai tantangan. Sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai buruh angkut di zona galian C dengan pendapatan rendah, sehingga memicu masalah ekonomi, konflik sosial, dan kemiskinan struktural.

Desa Songan B berpotensi menjadi pusat pengembangan pertanian dan pariwisata, terutama dalam budidaya bawang merah dan ikan mujair, namun tantangan dalam pengolahan pasca panen bawang merah menyebabkan nilai ekonominya rendah. Pengolahan masih dilakukan secara manual, memakan waktu, dan tidak ramah lingkungan. Rendahnya kualitas pengolahan pasca panen juga memperburuk daya saing hortikultura desa ini di pasar.

Selain itu, tingkat pendidikan di desa ini rendah, dengan banyak penduduk yang tidak menyelesaikan pendidikan SMP atau SMA. Mayoritas masyarakat bekerja di sektor pertanian, peternakan, dan buruh, dengan sedikit yang terlibat dalam pariwisata. Pola budaya poligami yang lazim dan perilaku pungli juga menjadi cerminan rendahnya kualitas SDM di sana.

Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan solusi berbasis teknologi tepat guna yang efisien, terutama dalam pengolahan pasca panen bawang merah. Penerapan teknologi dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi dampak lingkungan, dan menghasilkan produk yang lebih bernilai ekonomis. Upaya perbaikan manajemen produksi, pemasaran, serta pengembangan insentif juga diperlukan agar petani tidak tergantung pada satu jalur distribusi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Tingkat Kesiapan Teknologi (TRL):

-

Standarisasi:

Belum ada

Mitra Kolaborasi:

Belum ada

Tags: -


Informasi Tim Inovator

Kenali Tim Inovator Pencipta Masa Depan Cemerlang!

Nama
Base
CoE
Dr. Ida Bagus Putu Mardana, M.Si.
(External )
Universitas Pendidikan Ganesha, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Program Studi S1 Pendidikan Fisika
-
Anak Agung Gde Suyoga Wiguna
(External )
Universitas Pendidikan Ganesha, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Program Studi S1 Pendidikan Fisika
-

Telepon

+62811 2233 9963

Email

[email protected]

marketingbtp​@telkomuniversity.ac.id

Location

Bandung, Indonesia