Innovillage

TRANSFORMASI ALAT PASTEURISASI SUSU NON TERMAL 4.0 BERBASIS IGNITION COIL DAN MULTISENSOR SEBAGAI SOLUSI MEMPERTAHANKAN KUALITAS GIZI SUSU MURNI SERTA PENDAMPING DIGITAL MARKETING DI DESA LAUT DENDANG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN

16 October 2024


Kategori:

Sustainable Technologies

CoE:

-

SDG:

SDG2 - Tanpa Kelaparan

SDG3 - Kehidupan Sehat dan Sejahtera

SDG9 - Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

SDG12 - Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

No HKI:

-


Disclaimer:

Produk inovasi yang dipublikasikan dalam artikel ini bukan merupakan inovasi milik Universitas Telkom, melainkan milik perguruan tinggi lain yang berpartisipasi dalam program Innovillage, sebagaimana tercantum pada bagian identitas produk dan identitas inovator. Program Innovillage, yang diselenggarakan oleh PT. Telkom Indonesia bekerja sama dengan Universitas Telkom, merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi digital untuk kegiatan pengabdian masyarakat, memajukan kesejahteraan, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.


Kecamatan Percut Sei Tuan, dengan kondisi geografis dataran tinggi yang mendukung, menjadi salah satu sentra produksi susu sapi dan kambing di Sumatera Utara. Wilayah ini dikenal dengan kontribusi besarnya dalam industri susu, menjadikannya lokasi strategis bagi peternakan sapi perah. Di Desa Laut Dendang, mayoritas masyarakatnya adalah peternak sapi perah, menghasilkan hingga 332.558 liter susu pada tahun 2019. Hasil produksi tersebut diproses menjadi yogurt dan susu murni yang dipasarkan ke luar daerah, menjadikan pengolahan susu sebagai peluang investasi yang menjanjikan.

Namun, proses pasteurisasi di wilayah ini masih menghadapi kendala, terutama terkait kualitas susu yang tidak memenuhi standar mutu SNI. Keterbatasan teknologi pasteurisasi, yang masih mengandalkan sistem UHT dengan stream boiler, menyebabkan proses yang tidak efisien dan memakan banyak bahan bakar. Untuk mengatasi tantangan ini, proyek sosial Innovillage menawarkan solusi inovatif dengan metode pasteurisasi non-termal berbasis ignition coil, yang menggunakan input tegangan rendah untuk menghasilkan efek pasteurisasi yang efisien dan hemat energi.

Metode pasteurisasi non-termal ini tidak hanya menonaktifkan mikroorganisme dalam susu secara efektif, tetapi juga menjaga kualitas enzim esensial yang biasanya rusak pada metode pasteurisasi termal. Selain itu, teknologi ini dilengkapi dengan sensor kualitas susu berbasis multisensor, yang memungkinkan pemantauan mutu secara otomatis dan mendeteksi pembusukan melalui aroma susu dengan bantuan kecerdasan buatan.

Proyek ini diharapkan dapat memperkuat industri susu di Sumatera Utara dengan mengoptimalkan proses pengolahan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Melalui kolaborasi dengan UMKM dan penerapan teknologi tepat guna, proyek ini tidak hanya membantu meningkatkan kualitas produksi susu, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa dan memudahkan pemasaran produk melalui platform online. Dengan demikian, potensi ekonomi dari usaha peternakan sapi perah di Percut Sei Tuan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Tingkat Kesiapan Teknologi (TRL):

-

Standarisasi:

Belum ada

Mitra Kolaborasi:

Belum ada

Tags: -


Informasi Tim Inovator

Kenali Tim Inovator Pencipta Masa Depan Cemerlang!

Nama
Base
CoE
Zikri Noer
(External )
Universitas Sumatera Utara, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Program Studi S1 Kimia
-
Sufina Azzahra
(External )
Universitas Sumatera Utara, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Program Studi S1 Kimia
-

Telepon

+62811 2233 9963

Email

[email protected]

marketingbtp​@telkomuniversity.ac.id

Location

Bandung, Indonesia