18 October 2024
Kategori:
Sustainable Technologies
CoE:
-SDG:
SDG5 - Kesetaraan Gender
SDG7 - Energi Bersih dan Terjangkau
SDG8 - Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
No HKI:
-
Produk inovasi yang dipublikasikan dalam artikel ini bukan merupakan inovasi milik Universitas Telkom, melainkan milik perguruan tinggi lain yang berpartisipasi dalam program Innovillage, sebagaimana tercantum pada bagian identitas produk dan identitas inovator. Program Innovillage, yang diselenggarakan oleh PT. Telkom Indonesia bekerja sama dengan Universitas Telkom, merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi digital untuk kegiatan pengabdian masyarakat, memajukan kesejahteraan, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
Desa Sokkolia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menghadapi tantangan besar dalam hal ketersediaan air untuk pertanian. Sebagian besar penduduknya adalah petani yang mengandalkan komoditas seperti padi dan jagung, sementara kelompok wanita tani (KWT) di desa ini berhasil mengembangkan budidaya jamur tiram. Namun, keterbatasan air menjadi hambatan utama dalam proses penyiraman tanaman jamur, terutama pada musim kemarau. Penyiraman berkala sangat dibutuhkan untuk menjaga produktivitas, tetapi akses air yang sulit dan ketergantungan pada musim hujan sering kali menghambat pertanian di desa ini.
AQUA4DESA hadir sebagai solusi inovatif berbasis teknologi IoT untuk mengatasi masalah ini. Dengan memanfaatkan sistem manajemen hijau dan teknologi rain capture, proyek ini dirancang untuk menangkap air hujan yang kemudian digunakan sebagai sumber utama pengairan otomatis bagi tanaman jamur. Air hujan yang ditangkap melalui talang atap akan disalurkan ke tandon air, dan sistem IoT akan mengontrol penyiraman secara otomatis sesuai kebutuhan. Inovasi ini tidak hanya menyelesaikan masalah keterbatasan air tetapi juga memberikan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya air di Desa Sokkolia.
Selain itu, AQUA4DESA juga menawarkan pengembangan budidaya aeroponik sebagai komoditas tambahan bagi komunitas wanita tani setempat. Sistem aeroponik yang berbasis IoT dan energi surya akan memungkinkan budidaya tanaman tanpa tanah, yang memerlukan lebih sedikit air. Teknologi ini akan meningkatkan diversifikasi hasil pertanian di desa tersebut, memungkinkan para petani untuk memperluas komoditas yang dihasilkan tanpa harus khawatir kekurangan air. Aeroponik menawarkan kemudahan dalam pengelolaan dan efisiensi penggunaan lahan yang terbatas.
Implementasi AQUA4DESA tidak hanya berhenti pada pengelolaan air, tetapi juga mencakup pelatihan dan transfer teknologi kepada masyarakat desa, khususnya komunitas wanita tani. Pelatihan ini melibatkan penggunaan perangkat IoT untuk penyiraman otomatis, serta pengelolaan budidaya aeroponik. Dengan demikian, proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat dalam adopsi teknologi baru yang berkelanjutan.
Proyek AQUA4DESA juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) seperti penciptaan lapangan kerja yang layak, pengembangan energi bersih melalui pemanfaatan energi surya, dan kesetaraan gender dengan melibatkan komunitas wanita tani dalam kegiatan produktif. Dengan keberhasilan implementasi proyek ini, Desa Sokkolia diharapkan dapat menjadi contoh desa yang mandiri dalam pengelolaan pertanian berbasis teknologi, serta membuka peluang ekspansi budidaya pertanian modern di wilayah pedesaan lainnya.
Tingkat Kesiapan Teknologi (TRL):
Standarisasi:
Mitra Kolaborasi:
Tags: -
Kenali Tim Inovator Pencipta Masa Depan Cemerlang!
AI Ethics
Edge Computing
Autonomous Vehicles
Supply Chain Optimization
Berikut ringkasan deskripsi artikel untuk Prepaid Smart Water Meter:Prepaid Smart Water Meter adalah solusi digital berbasis teknologi untuk pengelolaan distribusi.
Tool for Pollutant Monitoring
Integrated Power Monitoring
Telepon
+62811 2233 9963
Location
Bandung, Indonesia