Innovillage

PROVIDING MICRO-HYDRO ELECTRICAL ENERGY (PROMEEG) : PENYEDIAAN ENERGI LISTRIK RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS MIKROHIDRO

21 October 2024


Kategori:

Sustainable Technologies

CoE:

-

SDG:

SDG7 - Energi Bersih dan Terjangkau

No HKI:

-


Disclaimer:

Produk inovasi yang dipublikasikan dalam artikel ini bukan merupakan inovasi milik Universitas Telkom, melainkan milik perguruan tinggi lain yang berpartisipasi dalam program Innovillage, sebagaimana tercantum pada bagian identitas produk dan identitas inovator. Program Innovillage, yang diselenggarakan oleh PT. Telkom Indonesia bekerja sama dengan Universitas Telkom, merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi digital untuk kegiatan pengabdian masyarakat, memajukan kesejahteraan, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.


Provinsi Riau merupakan wilayah yang strategis, menghubungkan bagian tengah dan timur Sumatera, dan kaya dengan sumber daya air dari sungai-sungainya. Salah satu sungai di Desa Salo, Kabupaten Kampar, yang memiliki potensi besar adalah Sungai Hijau, yang kini dikelola sebagai destinasi wisata oleh kelompok sadar wisata (POKDARWIS). Sungai ini menarik banyak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, namun wilayah tersebut belum memiliki akses listrik yang memadai dan masih mengandalkan genset berbahan bakar minyak, yang tidak efisien dan kurang ramah lingkungan.

Melihat potensi aliran sungai yang kontinu di Sungai Hijau, tim pengusul sosial proyek menawarkan konsep Providing Micro-Hydro Electrical Energy (PROMEEG). Konsep ini menggunakan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebagai solusi untuk penyediaan listrik. PLTMH ini diharapkan mampu menggantikan genset konvensional, sehingga memberikan sumber energi yang lebih terjangkau dan ramah lingkungan. Solusi ini selaras dengan tujuan SDGs ke-7 yang mengusung penyediaan energi bersih dan terjangkau.

Proyek ini akan berfokus pada beberapa langkah utama, mulai dari pembuatan dan pemasangan turbin mikrohidro jenis screw (ulir), yang cocok untuk aliran sungai dangkal dengan kebutuhan head yang rendah. Pemasangan ini akan dilakukan di area yang tepat di Sungai Hijau agar aliran air dapat menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik. Setelah itu, energi yang dihasilkan akan dialirkan melalui sistem instalasi ke tempat usaha pengelola sungai, memberikan akses listrik yang stabil dan lebih murah.

Selain membangun infrastruktur, tim juga akan mengadakan pelatihan bagi pengelola wisata mengenai cara pengoperasian dan perawatan PLTMH. Pelatihan ini bertujuan agar pengelola dapat memanfaatkan dan merawat sistem PLTMH secara mandiri, sehingga keberlanjutan proyek dapat terjaga. Sekitar lima orang peserta dari pengelola objek wisata akan mengikuti pelatihan ini untuk memastikan transfer pengetahuan yang efektif.

Dengan total dana yang dibutuhkan sekitar Rp. 20.000.000,-, proyek ini mencakup biaya investasi, operasional, dan pelatihan. Implementasi PLTMH di Sungai Hijau diharapkan tidak hanya menjawab tantangan energi di daerah tersebut tetapi juga mendukung pengembangan pariwisata yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Riau.

Tingkat Kesiapan Teknologi (TRL):

-

Standarisasi:

Belum ada

Mitra Kolaborasi:

Belum ada

Tags: -


Informasi Tim Inovator

Kenali Tim Inovator Pencipta Masa Depan Cemerlang!

Nama
Base
CoE
Iswadi HR
(External )
Universitas Riau, Fakultas Teknik Elektro, Program Studi S1 Teknik Elektro
-
Rizki Aulia Yuneldi
(External )
Universitas Riau, Fakultas Teknik Elektro, Program Studi S1 Teknik Elektro
-

Telepon

+62811 2233 9963

Email

[email protected]

marketingbtp​@telkomuniversity.ac.id

Location

Bandung, Indonesia